Senin, 23 Februari 2009

Kebiasaan Kita,..???


Setelah sekian lama absen dalam postingan baru .. saya mencoba mencari sumber-sumber tulisan yang mungkin sedikit bermakna...karena itu saya coba mengulas tentang kebiasaan kita..Manusia memiliki berbagai kebiasaan yang cukup menentukan bagaimana mereka dinilai dana bagaimana mereka menjalani hidup, nah mungkin banyak yang memiliki suatu kebiasaan yang dianggap sepele namun sebenarnya kebiasaan tersebut sangatlah memiliki peran yang besar. Karena itu saya coba mengulas kebiasaan yang mungkin memberi kita suatu gambaran pentingnya kebiasaan tersebut.. disini saya coba hanya membahas kebiasaan2 yang positif saja.....

1. Kebiasaan mengucap syukur.
Ini adalah kebiasaan istimewa yang bisa mengubah hidup selalu menjadi lebih baik. Bahkan agama mendorong kita bersyukur tidak saja untuk hal-hal yang baik , tapi juga dalam kesusahan dan hari-hari yang buruk...... Ada rahasia besar dibalik ucapan syukur yang sudah terbukti sepanjang sejarah. Hellen Keller yang buta dan tuli sejak usia dua tahun, telah menjadi orang yang terkenal dan dikagumi diseluruh dunia. Salah satu ucapannya yang banyak memotivasi orang adalah “Aku bersyukur atas cacat-cacat ini aku menemukan diriku, pekerjaanku dan TUHAN-ku”.
Memang sulit untuk mengucap syukur terhadap segala 'kesusahan', 'kegagalan', hambatan' maupun 'kekurangan' dan sejenisnya. Namun kita bisa belajar secara bertahap. Mulailah mensyukuri kehidupan, mensyukuri berkat, kesehatan, keluarga, sahabat dsb. Lama kelamaan kita bahkan bisa bersyukur atas kesusahan dan situasi yang buruk.

2. Kebiasaan berpikir positif.
"You are what you think!" Hidup dibentuk oleh apa yang paling sering kita pikirkan. Kalau selalu berpikiran positif, kita cenderung menjadi pribadi yang positif. Ciri-ciri dari pikiran yang positif selalu mengarah kepada kebenaran, kebaikan, kasih sayang, harapan dan suka cita. Sering-seringlah memantau apa yang sedang dipikirkan. Kalau terbenam dalam pikiran negatif, kendalikanlah segera ke arah yang positif. Jadikanlah berpikir positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif yang akan dialami.

3. Kebiasaan menabur benih.Prinsip tabur benih ini berlaku dalam kehidupan. Pada waktunya kita akan 'menuai' apa yang kita 'tabur'. Taburkanlah egoisme, kebencian antar kelompok, kemalasan, gosip, hasutan, adu domba dan sejenisnya
dan.......lihatlah dan buktikan apa yang akan dituai. Bayangkanlah,
betapa kayanya hidup bila yang ditebar selalu benih ‘kebaikan’.
Sebaliknya, betapa miskinnya bila yang rajin ditabur adalah keburukan.

4. Kebiasaan berempati.Kemampuan berhubungan dengan orang lain merupakan kelebihan yang berharga.
Dan salah satu unsur penting dalam berhubungan dengan orang lain adalah empati, kemampuan atau kepekaan untuk memandang dari sudut pandang orang lain. Orang yang berempati cenderung bisa merasakan perasaan orang lain, mengerti keinginannya dan menangkap motif dibalik sikap orang lain.
Ini berlawanan dengan sikap egois, yang justru menuntut diperhatikan dan dimengerti orang lain. Meskipun tidak semua orang mudah berempati, namun kita bisa belajar dengan membiasakan diri melakukan tindakan-tindakan yang empatik. Misalnya, jadilah pendengar yang baik, belajarlah menempatkan diri pada posisi orang lain, belajarlah melakukan lebih dulu apa yang kita ingin orang lain lakukan kepada kita.

5. Kebiasaan mendahulukan yang penting.Pikirkanlah apa saja yang paling penting, dan dahulukanlah!! Jangan biarkan hidup kita terjebak dalam hal-hal yang tidak penting sementara hal-hal yang penting terabaikan. Mulailah memilah-milah mana yang penting dan mana yg tidak. Kebiasaan mendahulukan yang penting akan membuat hidup lebih efektif dan produktif dan berpengaruh terhadap pencitraan diri.

6. Kebiasaan bertindak.Bila kita sudah mempunyai pengetahuan, sudah mempunyai tujuan yang hendak dicapai dan sudah mempunyai kesadaran mengenai apa yang harus dilakukan, so langkah selanjutnya......bertindaklah! Biasakan untuk menghargai waktu, lawanlah rasa malas dengan bersikap aktif. Kebanyakan orang yang gagal dalam hidup karena terlalu dikuasai 'impian' dan hanya mempunyai tujuan tapi........gagal melangkah! "A Journey of thousand miles begin with......a single step!"

7. Kebiasaan berlaku jujur.Kejujuran adalah bagian dari pribadi yang utuh. Ketidakjujuran merusak harga diri dan masa depan kita sendiri. Mulailah terbiasa bersikap jujur, tidak saja kepada diri sendiri tapi juga terhadap orang lain. Mulailah mengatakan kebenaran, meskipun mengandung resiko. Bila terpaksa perlu berbohong, kendalikanlah kebohongan sedikit demi sedikit..
.....
sumber : Email Forwarded..

9 komentar:

  1. Great list, I find it very helpful.

    BalasHapus
  2. coba aja para caleg dan para pemimpin bangsa ini membaca dan menjalankan apa yg tertulis di postingan ini..mungkin negara ini bisa lebih maju dibandingkan negara lain..
    uughhh...

    BalasHapus
  3. hahaha bisa aja Bang Budiawan.. Semoga aja para Caleg yg ada bissa belajar dari para blogger yang saling mengunjungi dan saling berbagi pasti mereka ga ego lagi ^^

    BalasHapus
  4. all the list r all true..
    hehe^^

    BalasHapus
  5. Kebiasaan pembentukan adalah proses dimana perilaku menjadi kebiasaan. Sebagai perilaku yang diulang-ulang dalam konteks yang konsisten, ada peningkatan inkremental hubungan antara konteks dan tindakan. Hal ini meningkatkan otomatisitas dari perilaku dalam konteks itu. Fitur dari perilaku otomatis adalah semua atau beberapa dari: efisiensi, kurangnya kesadaran, unintentionality, uncontrollability, pembentukan Kebiasaan dimodelkan sebagai peningkatan otomatisitas dengan jumlah pengulangan hingga Asymptote...

    BalasHapus
  6. The habit–goal interface is constrained by the particular manner in which habits are learned and represented in memory. Specifically, the associative learning underlying habits is characterized by the slow, incremental accrual of information over time in procedural memory[10] Habits can either benefit or hurt the goals a person set for themselves.

    BalasHapus
  7. Ada banyak teknik untuk menghilangkan kebiasaan buruk ketika mereka telah menjadi mapan. Salah satu contohnya adalah penarikan reinforcers - mengidentifikasi dan menghilangkan faktor-faktor yang memicu kebiasaan dan mendorong para persistence.The ganglia basal muncul untuk mengingat konteks yang memicu kebiasaan, yang berarti mereka bisa menghidupkan kembali jika memicu muncul kembali.

    BalasHapus
  8. Kebiasaan adalah perilaku rutinitas yang diulang-ulang secara teratur dan cenderung terjadi di bawah sadar, tanpa ada yang langsung berpikir secara sadar tentang perilaku them.Habitual sering pergi tak ketahuan orang yang menunjukkan hal itu, karena seseorang tidak perlu melakukan analisis diri ketika menjalankan tugas-tugas rutin. Habituasi adalah bentuk yang sangat sederhana belajar, di mana suatu organisme, setelah periode paparan stimulus, berhenti menanggapi rangsangan dalam berbagai perilaku. Kebiasaan kadang-kadang wajib.

    BalasHapus